Suggest adalah Obat atau Racun

Wkyes - Salam santun pengunjung yang terhormat. Masih semangat kan? 

So, pasti lah , ingin jadi orang sukses gitu loh. Mumpung masih semangat wkwk akan memposting sedikit materi yang tak lepas dari lingkaran kesehatan. Yaitu tentang sugesti yang juga tak asing lagi di telinga kita. Kerap sekali orang menyebut kata sugesti di dunia magic dan mungkin ketika kita mendengar kata itu, pikiran kita akan langsung tertuju pada magic atau mentalis-mentalis yang sering muncul di dunia intertaiment dan lain sebagainya diacara televisi.

Tahukah kamu? 

Di sisi lain diilmu kedokteran, sugesti juga menjadi trending topik. Tak lepas dari itu sugesti di ilmu kedokteran merupakan salah satu cara yang sangat menentukan dalam kata lain "sangat penting" seorang dokter dalam proses medisiasi (penyembuhan) pasiennya.

Loh..loh.. apa alasannya sehingga sugesti menjadi sebagian cara atau langkah penyembuhan?

Ditinjau dari segi arti "sugesti" adalah sebuah klaim atas sesuatu yang sangat berpengaruh pada diri seseorang. Artinya apa yang sedang dirasakan dianggap sebagai kenyataan yang ada. Seperti halnya ketika kita menghadapi sebuah masalah, biasanya kita akan menganggapnya sebuah beban pikiran. 

, hal semacam itu yang dinamakan sugesti dan tergolong dalam sugesti yang negatif. Berbeda dengan, ketika ketika kita mendapatkan sebuah pujian, pasti kita menganggap bahwa hal itu adalah sebuah penghargaan. Hal semacam itu adalah sugesti juga, namun tergolong dalam sugesti yang bersifat positif.

Selanjutnya kita masuk pada judul diatas yang berbentuk pertanyaan yaitu,"Sugesti Obat atau Racun?"

Jika kita lihat teks diatas bahwa disitu telah dijelaskan bahwa ada yang namanya sugesti negatif dan sugesti positif. Lantas apa hubungannya?

Hubungannya adalah ketika sugesti bersifat negatif, maka sugesti menjadi sebuah racun dan ketika sugesti itu bersifat positif maka sugesti dapat dikatakan sebagai obat. Lhoh kenapa begitu?

Karena ketika sugesti positif teraplikasi dalam pikiran kita maka semua beban pikiran dengan mudah terkendalikan. Namun ketika sugesti negatif memenuhi pikiran kita, maka galaulah yang terjadi karena pikiran terasa panas sehingga tidak dapat berfikir dengan jernih.Gambarannya seperti itu.

Maka dari itu saya sarankan agar selalu berbaik sangka pada setiap keadaan, agar sugesti positif terpatri dalam benak pikiran kita secara permanen, sehingga pikiran kita menjadi cerdas dan hidup pun menjadi sehat wal afiyat namun tetap harus waspada dan berhati-hati dimanapun berada :) .

Itulah salah satu langkah menuju sehat luar dalam, baca juga langkah-langkah lainnya.


Previous
« Prev Post

No comments:

Post a Comment

Panduan Berkomentar, Klik disini