Kepasrahan Raja yang Hebat

"Sahuuurr.." suara itu membangunkanku dari mimpi indahku. Aku anggap ini sebagai mimpi yang indah karena pada endingnya dalam mimpi itu perasaanku sedang bahagia. Aku mulai kehilangan ingatan tentang mimpiku malam ini. Aku mulai mencoba mengingat-ingat kembali. Satu demi satu puzzle mimpiku malam ini tersusun lagi walaupun ada sedikit yang hilang.

Mimpiku malam ini terbagi menjadi tiga poin. Mimpi tentang organisasi dimana aku mengikuti sebuah rapat dan sedang menjadi panitia di suatu acara yang cukup besar. Mimpi belajar dimana aku sedang mengikuti ujian akhir semester di bangku kuliah dan belajar bersama. Mimpi berkumpul dengan teman-teman dimana aku makan bersama. Mimpi menjadi teman seorang raja yang hebat dimana raja itu adalah raja hebat yang suka berdzikir.

Yang paling menarik dari keempat mimpi tersebut adalah mimpi yang aku sebutkan yang paling akhir ini. Yaitu mimpi berteman dengan seorang raja. Di mimpi ini aku benar-benar mendapatkan pelajaran yang berharga.

Sekelompok orang menyerbu sedusun bangunan, lalu mereka membakar bangunan-bangunan itu dan merusak fasilitas yang ada di sekitar bangunan-bangunan itu. Aku menyaksikan sendiri dan hal ini membuat aku tidak bisa tinggal diam. Aku bersama orang yang juga menyaksikan (entah siapa orangnya) menuju ke istana raja dimana raja sedang berdzikir di kamar khususnya. Aku segera masuk dan melaporkannya. Aku bercerita tentang kerusuhan yang terjadi. Dengan senyuman sang raja menjawab,"Aku tidak perlu kesana. Alhamdulillah saya memang sudah menunggu saat-saat seperti ini. Alhamdulillah saya tidak kemilikan terhadap bangunan-bangunan itu, keluargaku juga tidak berharap lebih untuk memiliki bangunan-bangunan itu. Biarkan mereka puas memporak-porandakan bangunan-bangunan itu."

Dia lebih memilih membiarkan, padahal jika dia mau, bisa saja pembuat keonaran ditumpas habis oleh raja itu.

Dalam mimpi ini mengandung pelajaran berupa ketabahan, kepasrahan, kesederhanaan, kezuhudan, dan kewibawaan seorang raja. 

Kali ini aku hanya ingin berdoa semoga kedua orang tuaku mendapatkan kebahagiaan dalam hidupnya, sehat wal 'afiyat, lancar rezekinya, dan senantiasa mendapat perlindungan dari Allah swt. 

Yaa Allah berikanlah kepada kedua orang tua hamba, anak-anak yang sholih dan sholihah. Robbighfirlii waliwaalidayya warhamhuma kamaa robbayaani shoghiiroo.. aamiin.. aamiin Ya Robbal 'aalaminn..

By : Much. Nasih Amin

Related Posts

0 komentar:

Post a Comment

Panduan Berkomentar, Klik disini