Di Balik Tetesan Air Hujan

Hujan
http://artimimpi-az.com
Hujan membuatku merasakan apa yang pernah aku rasakan pada masa lalu. Setiap kali hujan turun aku selalu terbayang akan masa lalu yang sempat kulupakan. Perasaan yang tenang namun terkadang menyedihkan. Perasaan yang tidak bisa kujelaskan dengan kata-kata.
Hujan pernah menjadi alasan sebuah keselamatan untuk diriku. Di saat aku melakukan sesuatu yang sebenarnya tak baik untukku, di saat itu hujan menghentikanku. Aku berhenti dalam keterlambatan karena hujan. Aku mencoba terus berjalan, namun hujan tetap tak mengizinkan.

Hujan terkadang menjadi sebuah cobaan tersendiri ketika aku sedang berjuang. Aku merasakan keengganan ketika aku dihadang hujan, padahal aku sedang berjuang. Hujan menghalangiku di tengah jalan, aku tetap tak memperdulikan. Perjuangan tetap perjuangan, hujan tak bisa serta merta menghentikanku begitu saja. Aku tau bahwa hujan adalah rahmat Tuhan.

Aku masih terbayang-bayang oleh maksud dari kata agar fokus. Kata-kata yang simpel tapi membuatku sakit hati. Kata-kata itu benar-benar membuatku bak daun kering kerontang. Kata-kata yang tak bermakna namun membuatku jatuh dan susah untuk bangun.

Aku masih tak habis pikir. Ketika aku mulai merasakan kenyamanan, di situ pulalah aku mulai merasakan kehampaan, kegalauan, bahkan kesakitan tanpa sebab. Ah.. aku tak dapat menahan rasa sakit yang mendalam ini. Semoga Tuhan melindungi.

Terkadang aku bertanya-tanya dalam hati siapakah gerangan yang peduli dengan nasibku ketika aku merasakan kesedihan. Hatiku yang lain menjawab hanyalah Tuhan yang selalu tau dan mengerti perasaanmu.

Terkadang aku berfikir seharusnya aku adalah orang yang selalu bahagia, karena semua orang tak tau dan mungkin tak ingin tau tentang kesedihanku. Bahkan kesedihanku dijadikan sebagai bahan hinaan oleh sebagian orang. Seperti itulah kehidupan di kala hujan datang.

*AwingSafi
Read More »

Rotasi Kehidupan

http://media.viva.co.id/thumbs2/2014/04/25/249032_pergerakan-bintang-di-singapura_663_382.jpg
www.lppmnuansa.org
Hidup di dunia adalah jalan untuk menuju kebahagiaan hakiki di akhirat kelak. Kita harus melaluinya dengan penuh tanggungjawab dan sungguh-sungguh dalam melakukan semua kewajiban dan meninggalkan semua larangan-Nya. Kita sudah tahu peratuan ini sejak kita masih kecil. 

Namun pada perkembangannya kita mulai melupakan peraturan-peraturan itu satu persatu. Entah kita benar-benar lupa ataupun kita sengaja melupakannya. Semuanya adalah kodrat manusia yang sudah ditentukan oleh Allah SWT yaitu sebagai hamba yang pelupa dan banyak melakukan kesalahan.

Hidup di dunia memiliki sebuah rotasi tersendiri dimana manusia memiliki perasaan bahagia, sakit, dan biasa. Ketiga perasaan ini adalah rotasi perasaan manusia yang pasti dimiliki oleh setiap manusia.
Kita merasa bahagia dimana kita mulai melangkahkan kaki untuk berjalan. Bayangan-bayangan harapan bermunculan ketika kita mulai melangkah. Cita-cita seakan-akan terlihat di depan mata sehingga kita tidak menyadari bahwa sifat sombong mulai merasuk ke dalam jiwa kita. Sifat sombong itu menyelinap dengan halus bagai angin sepoi-sepoi yang menerpa kulit ari.

Ketika sifat sombong mulai bereaksi dalam tubuh kita, sedikit demi sedikit menguasai tubuh kita. Dan ketika sifat sombong itu benar-benar menguasai diri kita, kita akan mudah mengatakan bahwa apa yang kita lakukan adalah hal yang sangat mudah sehingga kita lupa pada hakikat kita sebagai manusia. Kita hanya merasakan bahwa apa yang kita lakukan adalah yang akan menentukan masa depan kita, padahal yang menentukan semuanya adalah Allah SWT. Akibatnya adalah kita merasa frustasi ketika kita tidak mendapatkan apa yang sudah kita usahakan.

Begitu juga sebaliknya, ketika kita mulai mendapatkan apa yang kita usahakan dengan sifat sombong yang melekat pada diri kita. Maka yang kita rasakan hanyalah perasaan biasa-biasa saja. Tidak ada perasaan bahwa yang sudah kita dapatkan adalah luar biasa karena sifat sombong sudah menutupi perasaan kita.

Tanpa bersyukur kita tidak akan mendapatkan kebahagiaan.
Tanpa bersyukur kita tidak akan merasakan apa yang Allah berikan.
Yang kita rasakan hanyalah kehampaan tanpa perasaan.
Itulah rotasi perasaan yang sudah menjadi surat takdiran dalam kehidupan masa sekarang.
Read More »

Tips Untuk Menenangkan Hati yang Sedang Galau

Hasil gambar untuk ketenangan
terapipemulihanjiwadijogja.files.wordpress.com
       
CARA ISLAMI MENENANGKAN HATI 
Hati adalah salah satu anugerah Allah swt yang tidak ternilai harganya bagi manusia. Dengan hati, manusia dapat merasakan suka, duka, bahagia, derita, kecewa, bangga, dan lain sebagainya. Dengan hati, manusia dapat merasakan perasaan orang lain. Dengan hati juga, manusia dapat membuat kehidupannya penuh dengan kedamaian dan kasih sayang.
Hati adalah keajaiban Sang Pencipta yang senantiasa menuntun manusia pada cahaya, cahaya kebenaran.

Pada dasarnya, setiap orang pasti pernah dilanda kecemasan, ketika seseorang sedang berhadapan dengan suatu masalah, sedangkan dirinya belum atau belum siap dalam menghadapinya. Hal itu dapat menimbulkan kecemasan, kegalauan, dan lain sebagainya. Namun semua itu adalah fitrah setiap manusia.

Jangankan kita sebagai manusia biasa, bahkan Rasulullah saw pun pernah merasakan kesedihan yang mendalam yaitu pada tahun ke-10 masa kenabian yang telah dikenal sebagai ‘amul huzni (tahun kesedihan) yang di latar belakangi oleh wafatnya paman Rasulullah saw yaitu Abu Thalib dan wafatnya istri yang sangat beliau sayangi, Khadijah binti Khuwailid. 

Hati ini pada dasarnya telah diciptakan oleh Allah swt dalam keadaan bersih dari berbagai macam penyakit. Namun, seiring dengan perkembangan zaman, sedikit demi sedikit, hati kita mulai terkontaminasi, terkotori oleh dosa-dosa yang akhirnya menjadi tempat bersemayamnya berbagai macam penyakit, yang salah satunya adalah penyakit gelisah (penyakit hati yang sangat berbahaya namun hampir tidak pernah dipertimbangkan oleh kebanyakan manusia).

Ada yang menghilangkannya dengan cara-cara yang sesuai atau tidak melanggar syariat, namun banyak pula yang menghilangkan penyakit tersebut dengan cara-cara yang menyimpang dari syariat. Akibatnya, gelisah mereka hilang, dosa pun menerkam. Allah swt telah menciptakan dan menganugerahkan hati bagi manusia sebagai salah satu perangkat kehidupan yang sangat vital, yang akan membantu melihat dan mendengarseruan Allah swt, yang akan membantunya dapat merasakan apa yang tengah dirasakan oleh orang lain.

Namun, kita juga mengetahui bahwa segala sesuatu itu ada, tiada, terjadi, dan tidak terjadi hanya karena Allah swt. Dari sana, kita juga tahu bahwa Allah swt-lah yang telah menciptakan penyakit, dan Allah swt-lah yang memiliki penawarnya. Dan satu-satunya penawar yang paling efektif dan tidak bertentangan dengan syariat Islam untuk menangkal atau mengobati penyakit gelisah adalah dengan cara selalu mengingat Allah swt, sebagaimana telah dikatakan dengan jelas oleh Allah swt di dalam Al Quran, yang artinya:

“(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.” (QS. Ar Ra’du : 28)
Dalam keseharian semua orang membutuhkan katenangan hati, dan untuk mendapatkan ketenangan hati bukanlah hal yang mustahil. Allah SWT mengajarkan kepada kita langkah nyata mendapatkan ketenangan hati, yaitu dengan berdzikir, ingatlah, dengan dzikir mengingat Allah hati akan tentram. Sebaliknya, ketika kita jarang ingat kepada Allah, hati akan kering dan gersang.Di artikel ini, sedikit akan di dipaparkan bagaimana Cara Islami untuk Menenangkan Hati kita yang sedang dalam keadaan gelisah sesuai Syari’at Islam tentunya. Di antaranya adalah :

1. Sabar

Hal pertama yang dilakukan oleh Nabi Muhammad ketika menghadapi cobaan yang tiada henti adalah dengan meneguhkan jiwa dalam bingkai kesabaran. Karena dengan kesabaran itulah seseorang akan lebih bisa menghadapi setiap masalah berat yang mendatanginya. Allah Ta’ala berfirman:

“Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar”(Qs. Al-Baqarah 153).Selain menenangkan jiwa, sabar juga dapat menstabilkan kacaunya akal pikiran akibat beratnya beban yang dihadapi. Ujian yang Tuhan berikan kepada kita itu sebenarnya untuk menguji keimanan kita. Jika kita sabar melewai cobaan dan ujian akan meningkatlah level iman kita. Bukankan Allah itu menguji hamba-Nya sesuai dengan kemampuan hamba-Nya. Jika ujian itu datang padanya, berarti Allah yakin kita bisa melewatinya. Allah saja yakin, masa kita Ngga sih.

2. Adukanlah semua itu kepada Allah

Ketika seseorang menghadapi persoalan yang sangat berat, maka sudah pasti akan mencari sesuatu yang dapat dijadikan tempat mengadu dan mencurahkan isi hati yang telah menjadi beban baginya selama ini. Allah sudah mengingatkan hamba-Nya di dalam ayat yang dibaca setiap muslim minimal 17 kali dalam sehari:“Hanya kepada-Mulah kami menyembah, dan hanya kepada-Mulah kami meminta pertolongan” (QS. Al Fatihah 5).

Ketika keluhan itu diadukan kepada Sang Maha Pencipta, maka akan meringankan beban berat yang kita derita. Kalo kita curhat sama teman, mungkin malah akan membuka aib kita sendiri malah kan????.....Ok…..Mukin diantara kalian ada yang lebih milih curhat ma temen. Syukur temen kita bisa bisa dipercaya dan gak menyebar luaskan masalah kita, lha kalo temen kita ember alias gak bisa jaga rahasia, yang ada malah menambah masalah karna aib kita diumbar-umbar.

Udah deh…… curhatnya sama Sang Pencipta aja ya..... Mengingat bahwa manusia adalah makhluk yang banyak sekali dalam mengeluh, tentu ketika keluhan itu diadukan kepada Sang Maha Pencipta, maka semua itu akan meringankan beban berat yang selama ini kita derita. Rasulullah shalallahi alaihi wasallam ketika menghadapi berbagai persoalan pun, maka hal yang akan beliau lakukan adalah mengadu ujian tersebut kepada Allah Ta’ala. Karena hanya Allah lah tempat bergantung bagi setiap makhluk.
3. Positive thinking

Positive thinking atau berpikir positif, perkara tersebut sangatlah membantu kita untuk mengatasi rasa galau yang sedang kita rasa. Karena dengan berpikir positif, maka segala bentuk-bentuk kesukaran dan beban yang ada dalam diri kita menjadi terobati karena adanya sikap bahwa segala yang masalah yang dihadapi, pastilah mempunyai jalan yang lebih baik dan jalan keluar  yang sudah ditetapkan oleh Allah Ta’ala. Akan selalu ada jalan jika kita percaya kalo Allah swt akan menolong kita. Intinya, kita harus selalu berfikir positif sama Allah, jangan pernah suudzhon sama Sang Pencipta.

Ini sejalan dengan firman Allah swt dalam ayat berikut;“Karena Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan” (Qs Al-Insyirah 5-6). Ini janji Allah di dalam Al-Qur’an. Akan selalu ada kemudahan di setiap kesulitan. Masih ragu juga sama janji Allah.??????...

4. Dzikrullah (Mengingat Allah)

Naaaaahhh…Ini yang paling penting. Orang yang senantiasa mengingat Allah Ta’ala dalam segala hal yang dikerjakan. Tentunya akan menjadikan nilai positif bagi dirinya, terutama dalam jiwanya. Karena dengan mengingat Allah segala persoalan yang dihadapi, maka jiwa akan menghadapinya lebih tenang. Sehingga rasa galau yang ada dalam diri bisa perlahan-perlahan dihilangkan.

Dan sudah merupakan janji Allah Ta’ala, bagi siapa saja yang mengingatnya, maka di dalam hatinya pastilah terisi dengan ketenteraman-ketenteraman yang tidak bisa didapatkan melainkan hanya dengan mengingat-Nya. Satu hal yang harus diingat adalah, untuk dapat selalu mengingat Allah swt dan berhasil menghapus atau menangkal rasa gelisah, dzikir tidak hanya dilakukan sebatas ucapan lisan dan atau hati saja.

Dzikir kepada Allah swt merupakan rangkaian aktivitas yang melibatkan segenap hati, lisan, dan juga perbuatan. Tanpa bersatunya ketiga aspek tersebut, maka sulit pula atau bahkan tidak mungkin bagi hati kita untuk bersatu dengan Allah swt.

5. Sholat

Sholat yangmerupakan ibadah paling utama bagi umat muslim juga merupakan salah satu sarana penangkal dan penawar berbagai macam penyakit hati yang bersarang di dalam dada manusia. Jelas saja, sholat merupakan ibadah yang totalitas hanya mengingat kepada Allah swt, yang secara total juga hanya diisi dengan kalimat-kalimat dzikrullah, ayat-ayat Allah swt. Allah berfirman :

“Allah telah menurunkan perkataan yang paling baik (yaitu) Al Quran yang serupa (mutu ayat-ayatnya) lagi berulang-ulang , gemetar karenanya kulit orang-orang yang takut kepada Tuhannya, kemudian menjadi tenang kulit dan hati mereka di waktu mengingat Allah. Itulah petunjuk Allah, dengan kitab itu Dia menunjuki siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang disesatkan Allah, niscaya tak ada baginya seorang pemimpinpun.” (QS.AzZumar : 23) Sholat merupakan aktivitas komunikasi langsung dengan Allah swt, Zat yang menggenggam dan menguasai segala hati, yang menciptakan penyakit dan yang menyembuhkannya tanpa rasa sakit.

Jika seseorang telah terhubung dan berkomunikasi dengan Allah swt secara langsung dalam sholat yang khusyuk, maka mustahil baginya terserang penyakit gelisah. Karena gelisah menyerang hati, dan Allah swt-lah yang menggenggam dan menguasai segala hati. Bersabar, mengadu kepada Allah, berpikir positif, Dzikrullah, dan sholat adalah solusi segala persoalan, termasuk masalah penyakit hati termasuk rasa gelisah, resah, gundah, gulana, galau atau apapun itu. Sebagaimana firman-Nya:

“Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah lah hati menjadi tenteram” (Q.s.Ar-Ra’du 28).

Berbeda dengan orang-orang yang lalai kepada Allah, yang mana jiwa-jiwa mereka hanya terisi dengan rasa kegelisahan, galau,serta kecemasan semata. Tanpa ada sama sekali yang bisa menenangkan jiwa-Nya.Tentunya, sesudah mengetahui tentang faktor-faktor yang dapat mengatasi persoalan galau, maka jadilah orang yang selalu dekat kepada Allah Ta’ala. Bersabar, berpikir positif, mengingat Allah, serta mengadukan semua persoalan kepada-Nya merupakan kunci dari segala persoalan yang sedang dihadapi. Maka dari itu, Janganlah galau, karena sesungguhnya Allah bersama kita.

TIPS MENGATASI TEKANAN PERASAAN

Terakhir, sedikit Penulis memberi tambahan mengenai Tips Mengatasi Tekanan Perasaan akibat rasa cemas, resah, gelisah, galau, gundah, gulana dan sejenisnya, diantaranya adalah:

1. Rileks

Ketika kita menyarankan seseorang supaya tenang ketika dia marah, gelisah, sedih dan sebagainya, pernahkah kita terfikir untuk menenangkan diri sendiri ketika kita sedang dalam kondisi seperti itu?

Saya selalu menenangkan diri sendiri dengan cara menarik nafas dalam-dalam, dan melepaskannya perlahan-lahan. Bagi yang beragama Islam, dianjurkan untuk beristighfar saat melepaskan nafas bacalah “astagfirullahhal ‘aziim al-ladzi laa ila ha illa huwal hayyul qayyum wa atuubu ilaik”dan pusatkan fikiran bahwa kita sedang memohon ampun kepada Allah. Insya Allah,biasanya jika diulang sebanyak 7 kali, anda akan kembali tenang.

2. Biasakan diri berada dalam keadaan suci dari najis (Menjaga Wudhu) 

Jiwa kita akan menjadi tenang jika membiasakan diri berwudhu sebelum melakukan pekerjaan. Kerja yang susah akan menjadi senang dan mudah diselesaikan. Para pelajar misalnya, disarankan agar membiasakan diri berwudhu sebelum memulai pelajaran agar apa yang dipelajari mudah untuk diingat.

3. Membaca Alquran, zikir dan sholawat

Jadikanlah Alquran sebagai teman paling akrab di sepanjang waktu. Karena ayat Alquran adalah penenang jiwa yang paling mujarab. Selain itu kita juga harus senantiasa berzikir dan bersholawat agar hati kita sentiasa tenang dan tidak gelisah. Kita perlu yakin, walau bagaimana hebatnya tekanan yang kita alami, pertolongan Allah SWT akan selalu datang. Karena setelah ada kesempitan pasti ada kelapangan dan sesudah kesusahan pasti ada kebahagiaan.

4. Cintai diri sendiri

“Cintailah dirimu sendiri sebelum dirimu mencintai orang lain.”
Kita dapat memahami bahawa kita perlu mencintai diri sendiri terlebih dahulu berbanding orang lain.

5. Perbanyak menjalankan sholat sunnah

Sebagaimakhluk paling mulia di sisi Allah, kita dituntut memperbanyak amal ibadah kita sehari-hari. Diantaranya, dengan mendirikan sholat sunah. Seperti Sholat dhuha, sholat tahajud dan lain sebagainya. Biasakan bangun pada sepertiga malam dan mendirikan sholat sunah tersebut agar kita memperoleh ketenangan dan kelapangan dari Allah SWT.

6. Selalu berdoa kepada Allah SWT

Dalam Alquran kita dilarang menyekutukan Allah. Ini berarti bahwa kita dituntut untuk berdoa hanya kepada Allah yang Maha Esa dan dilakukan secara rutin.

7. Bersangka baik kepada Allah SWT

Kita sebagai manusia tidak akan terlepas dari ujian dalam hidup. Semuanya itu adalah ujian dari Allah yang bertujuan untuk menguji keimanan kita sebagai hamba-Nya. Oleh itu, kita wajib bersangka baik kepada-Nya dan tidak sekali-kali menyalahkan-Nya jika terjadi sesuatu yang tidak baik pada diri kita. Kita juga harus percaya bahwa akan ada hikmah di balik musibah yang menimpa kita.

8. Mengurus masa dengan baik

Hindari sikap rakus untuk menghabiskan semua kerja dalam satu waktu. Kerjakan semaksimal
mungkin pekerjaan kita.

9. Silaturrohim dengan ketempat saudara atau tetangga dekat.

Sejatinya, manusia adalah mahluk sosial, yang selalu membutuhkan orang lain. Tidak mungkin manusia itu bisa hidup sendiri tanpa adanya orang lain, termasuk keluarga, tetangga dan orang-orang sekitar. Sudah pasti mereka akan saling membutuhkan satu sama lain.

10. Lakukan aktivitas di luar rumah

Banyak yang bilang bahwa di dalam badan yang sehat terdapat otak yang cerdas. Kita akan lebih siap jika kita melakukan aktivitas-aktivitas fisik yang dapat menyehatkan tubuh. Seperti berolahraga. Sebisa mungkin untuk tidak terlalu lama berdiam diri dan melamun sendiri.

11. Menangis

Jika dengan menangis, hati kita menjadi tenang, maka menangislah. Karena dengan menangis mungkin kita akan merasa lebih tenang

12. Menghirup aroma yang segar

Minyak aroma terapi dengan aroma lavender terkenal dengan aroma menenangkan. Anda bisa mencobanya dengan cara menghirupnya dalam-dalam dan rasakan kesegarannya.

13.  Menghindari keramaian

Keramaian dapat menyebabkan diri kita merasa  tertekan, sehingga dapat menaikkan tekanan darah, mempercepatkan detak jantung dan berbagai dampak yang kurang baik lainnya.
Dan masih banyak tips-tips lainnya. Tapi saya rasa sudah lebih dari cukup jika anda melakukan tips-tips tersebut dengan baik.

Kesimpulannya adalah ketika kita menginginkan sebuah ketenangan batin, maka kita harus melakukan terapi-terapi atau relaksasi dengan cara berdoa berusaha..

Semoga bermanfaat

TRi Rizqi An'Nisa Fitri 
Read More »

Aku Iri denganmu

Hasil gambar untuk iri
rumahjurnalku.blogspot.com
Pikiranku melayang-layang entah apa yang sedang aku pikirkan. Perasaanku tak menentu hatiku tak tahu tentang apa yang sedang aku rasakan. Aku terdiam dalam lamunan, semakin dalam dan sangat dalam. Kepalaku mulai terasa berat, terasa pusing dan mulai terkantuk-kantuk, aku pun tertidur dengan hp masih di genggamanku.

***

Hp bergetar, aku terbangun.

Kutatap layar ponsel. Aku mulai kegirangan. ada Sms dari temen, dia minta bantuan. Aku memang suka membantu walaupun kadang gagal. Aku merasa hidupku lebih bahagia ketika aku membantu orang lain, membahagiakan orang lain. Karena dengan adanya orang yang membutuhkanku berarti hidupku masih berarti bagi orang lain, aku merasa masih ada yang membutuhkanku, aku merasa lebih bahagia seperti mendapat semangat baru.

Tanpa pikir panjang aku mengiyakannya.

***

Pagi harinya aku berangkat kuliah lebih santai karena minggu sebelumnya sudah ada pernyataan dari dosen yang mengajar pagi ini bahwa beliau berangkat lebih siang yang seharusnya masuk jam
7. Aku berangkat lebih santai dari biasanya, aku menikmati perjalanan yang terasa lebih mengasyikkan, pagi ini terasa lebih Indah.

***

Adzan dhuhur berkumandang dosen mencukupkan pertemuan hari ini. Aku tersenyum penuh kemenangan. Hari ini aku mendapatkan pelajaran yang berharga. Aku mulai bisa memahami karakter dosen satu persatu.

Hari ini aku hanya punya jadwal dua mata kuliah. Aku lebih santai menikmati waktu luang yang lumayan panjang. Pikiranku lebih terasa ringan tidak seperti malam-malam yang lalu. Aku masih enggan keluar dari ruang kelas.

Aku teringat ponselku sudah habis batereinya sejak dari tadi pagi. Seperti biasanya, ambil netbook+kabel data, powerbank kekinian hehe. Ponsel mulai nyala animasi baterei mengisi. Kunyalakan ponsel, menunggu proses booting, proses pencarian sinyal otomatis, dan muncul pemberitahuan sms. Ternyata temanku sudah menunggu di gedung sebelah. Ku matikan netbook dan ku masukkan ke tas dan bergegas keluar kelas. Aku menatap gedung sebelah. Dia sudah terlihat. Suasana di sekitarnya ramai dipenuhi mahasiswa-mahasiswa yang sedang sibuk dengan kesibukannya.

Aku masih diam di tempat sambil memandang ke arahnya, tapi dia tak melihatku. Aku masih enggan melangkahkan kaki ke arahnya. Aku hanya memastikan bahwa yang kulihat adalah dirinya.

"Safi." Terdengar suara temanku memanggilku dari jauh.

"Hei." Aku membalas sekenanya.

"Kamu bawa laptop nggak?" Tanyanya sambil berjalan ke arahku.

"Bawa, kenapa?"

"Ayo lanjutkan." Ajaknya.

"Lanjutkan apa?" Aku masih bingung.

"Downloadnya lah."

Aku mulai teringat dengan download-an yang belum selesai waktu itu. Aku mengiyakan ajakannya.

Teman yang satu ini cukup aneh. Kadang dia seperti anak kecil yang merengek minta sesuatu. Kadang seperti orang dewasa yang berlagak seperti paling tahu. Dan kali ini dia masih seperti anak kecil yang menginginkan sesuatu, hari ini aku menurutinya. Aku mengabaikan janji untuk membantu dulu. Bukan karena aku tidak mau menemuinya, tapi aku merasa saat ini adalah saat yang belum tepat. Jam masih menunjukkan pukul 12.30 itu tandanya masih ada waktu satu satu jam setengah lagi untuk bertemu dan menepati janji untuk bertemu siang ini.

"Ayo ke depan rektorat." Ajak temanku

"Ayo." Jawabku.

***

Jam sudah menunjukkan pukul 12.45 download-an tidak bisa dilanjutkan dan dengan terpaksa temanku harus masuk ke kelas kerena dia masih ada jadwal kuliah. Dia berjalan ke kelasnya dan aku menemui teman yang sejak sudah lumayan lama menunggu. Dia tidak sendirian, dia pura-pura tidak melihatku. Teman di sebelahnya tersenyum entah apa maksudnya.

"Ah, sial harus bertemu di saat-saat seperti ini."

Aku sebenarnya tidak ada masalah. Tapi dengan keadaan yang seperti ini bisa jadi memunculkan benih-benih fitnah diantara teman-temannya. Aku tidak mau dikira caper, dikira siapanya, lebih-lebih dikira pacarnya. Aku tidak mau membuat orang lain cemburu karena kedatanganku.

Aku melihat ada orang lain yang perhatian dengannya, dan aku tak mau berurusan dengan hal yang seperti itu. Tapi apa yang bisa kubuat. Aku sudah terlanjur mengiyakannya.
Seperti biasa dia tersenyum kepadaku. Dan aku tersenyum padanya, entah apa apa maksudnya. Kali ini bukan hanya dia yang tersenyum, tapi teman di sebelahnya pun ikut tersenyum.
Senyuman yang penuh dengan kecurigaan. Kubiarkan mereka berprasangka, kubiarkan mereka menilaiku sebebas-bebasnya. Entah apa yang ada di pikiran teman-temannya.

Dia mulai membuka pembicaraan, menceritakan semua yang sudah dilakukannya tentang ponselnya yang katanya aneh dan lain sebagainya, kemudian dia menyerahkan ponselnya kepadaku. Aku penasaran dengan apa yang dia ceritakan tentang keanehan ponselnya dan aku mulai menelusuri satu persatu. Aku juga mulai merasakan keanehannya bahkan aku hampir menyerahkan ponselnya.

Aku terdiam sejenak, aku mencoba berfikir, aku merasa bahwa ini ada kesalahan yang perlu di telusuri lebih lanjut, aku menghirup nafas panjang.

Aku melihat ke arahnya. Dia masih sibuk dengan diskusinya. Ku perhatikan arah pembicaraannya, mereka sedang membicarakan materi kuliah. Aku masih memperhatikan pembicaraan mereka sambil menatap ke arah ponselnya.

Begitu indahnya jadi dia yang selalu ditemani oleh teman-teman yang selalu membantu setiap kesulitannya. Aku iri melihatnya, namun aku hanya bisa memandangnya tanpa bisa berbuat apa-apa.
Read More »

3 Cara yang Perlu Dilakukan untuk Mencapai Sebuah Kesuksesan?

http://solusisupersukses.com/wp-content/uploads/2015/03/cara-sukses-usaha-2.png
http://solusisupersukses.com
Kesuksesan adalah sesuatu yang selalu dinanti-nantikan oleh setiap orang. Sukses adalah harapan semua orang. Untuk mencapai sebuah kesuksesan tentunya perlu cara-cara tersendiri dan bukan hanya dengan sekedar angan-angan belaka.

Apa saja sih, yang perlu kita lakukan agar kita bisa meraih kesuksesan?

Nah inilah 3 cara agar kita bisa meraih kesuksesan :

1. Motivasi
2. Kerja Keras
3. Berdoa

3 cara di atas adalah kutipan pesan dari Bu Dwi Novaria Dosen IAIN Pekalongan pada hari Selasa, 30 Agustus 2016.

Motivasi

Motivasi ada 2, yaitu Motivasi dari dalam dan motivasi dari luar.

Motivasi dari dalam adalah motivasi yang muncul dari diri sendiri. Motivasi ini berupa keinginan, keinginan untuk mencapai sesuatu, keinginan untuk meraih sesuatu, keinginan untuk mendapatkan sesuatu, dan lain sebagainya.

Motivasi dari luar adalah motivasi yang datang dari orang lain ataupun sesuatu yang lain. Motivasi ini biasanya berupa nasehat baik dari orang lain, tapi terkadang bisa berupa perintah, ejekan, dan lain sebagainya.

Ketika kita sudah mendapatkan motivasi, biasanya kita akan lebih semangat dan semakin bulat keinginan untuk menuju apa yang kita harapkan. Dalam hal ini kita kategorikan sebagai niat awal atau  harapan atau cita-cita.

Tidak sampai disini saja langkah kita untuk mencapai tujuan kita, tapi kita harus melangkah lebih jauh lagi, yaitu bekerja keras.

Kerja keras

Setelah motivasi kita dapatkan, kita perlu bertindak. Bertindak sesuai dengan aturan. Sesuaikan dengan apa yang kita cita-citakan.

Jika kita menginginkan kesuksesan dalam belajar, berarti kita harus banyak membaca, diskusi, praktek, dan lain sebagainya tentang sesuatu yang harus dilakukan oleh seorang pelajar.

Intinya adalah melakukan hal-hal yang berkaitan dengan apa yang sedang kita cita-citakan dengan sungguh-sungguh dan dengan sepenuh hati, serta menjauhi hal-hal yang menjadi penghambat-penghambatnya.

Dan setelah kita melakukan semuanya dengan baik langkah yang terakhir adalah berdoa.

Berdoa

Berdoa adalah bentuk kepasrahan seorang hamba kepada Sang Penciptanya. Kita tahu, bahwa tiada daya kekuatan melainkan dari-Nya. Dan kita tahu bahwa taqdir sudah ditentukan oleh Nya. Kita hanya bisa memohon, karena semuanya bisa terjadi karena kehendak Yang Maha Kuasa.

Dengan menggunakan 3 langkah tersebut, Insya Allah kita akan bisa mencapai kesuksesan yang kita harapkan. Dengan catatan, kita melakukannya dengan sebaik mungkin dan tidak ceroboh, sehingga sampai pada tujuan yang kita inginkan.
Read More »

Jagalah Perasaanku Bu

http://4.bp.blogspot.com/-lGhnY9zK3wo/UIusovsmipI/AAAAAAAAAWY/X4wDyS9bDls/s1600/498_508883255803394_1667517297_n.jpg
hany-lifemustbegoonhany.blogspot.com
Jam di ponsel menunjukkan pukul 10:10 wib. Aku mulai gelisah dengan  keadaan yang seperti ini. Dalam sepuluh menit aku harus sudah sampai ke kelas jam kedua yang jaraknya cukup jauh dari kelas ini. Aku mulai khawatir jika aku telat masuk ke kelas itu, karena hari ini adalah hari pertama masuk kuliah. Belum kenal dengan dosen yang mengajar. Belum tahu sifatnya bagaimana dan lain sebagainya. Bayangan-bayangan negatif mulai bermunculan. Ah.. aku mengeluh gelisah dalam hati.
Jam terus berdetik. Tepat pada pukul 10:15 dosen mengakhiri pertemuan hari ini dan aku langsung bergegas keluar ruangan menuju ke kelas A. Aku mendapati ruang kelas yang sepi. Disana hanya ada beberapa mahasiswa yang sedang ngobrol sendiri.

***

Datang segerombol mahasiswa dan bertanya kepadaku.

"Ini kelasnya bu Arika bukan?"

"Bukan." Jawabku dengan mantap.

Kebetulan tak jauh dariku ada mahasiswa lain yang mendengar percakapanku dan langsung nimbrung dengan pembicaraanku.

"Benar ini ruang bu Arika, tapi tadi beliau tidak masuk."

Aku tertegun mendengarnya. Aku mulai memutar otak. Seingatku kelas ini bukan kelasnya bu Arika. Aku mulai menyadari bahwa aku salah kelas. Aku mulai galau. Teringat kelas yang sebenarnya lebih jauh lagi dan jam sudah menunjukkan pukul 10:30 wib. Itu tandanya aku sudah telat masuk kelas jam kedua.

Aku masih belum yakin dengan kenyataan ini. Aku berjalan menuju kelas yang jaraknya lebih jauh lagi. Baru beberapa langkah ku lihat teman-teman yang sedang santai entah apa yang sedang mereka lakukan. Aku menghampiri mereka dengan sekedar bertanya-tanya. Kebetulan diantara mereka  ada yang kelihatan membawa hp, langsung aku pinjam.

Buka internet buka jadwal dan jreng-jreng.

Ternyata aku benar-benar salah kelas. Dengan sedikit gugup aku langsung mengembalikan hp ke temanku dengan berterimakasih dan langsung menuju Ke ruang kelas yang seharusnya aku masuki. Langkahku semakin cepat dengan irama jantung yang semakin tak menentu. Ruang kelas berada di lantai 3. Sampai di tangga, aku bertemu teman dari arah yang berlawanan. Sambil terus menaiki tangga aku bertanya pada temanku.

"Barusan makul apa?"

"Makul Bhs. Inggris"

"Terima Kasih"

Dalam hatiku sedikit lega dan bersyukur belum terlalu terlambat untuk masuk kelas.

***

Sampai depan kelas aku melihat pintu kelas tertutup. Aku dekati pintu itu dan terdengar suara salam dari dalam ruang kelas tandanya dosen baru memulai membuka forum kelas.

Kucoba membuka pintu tapi tidak berhasil.

"Ah sial. bakal menarik perhatian."

Kucoba membuka lagi dan krengkett pintu pun terbuka. Ku ucapkan salam dan semua mata tertuju ke arahku.

"Ah sial"

Mataku terus mencari-cari kursi yang kosong. Kulihat kursi kosong ada di depan.

"Ini kelas berantakan amat." Aku mengeluh dalam hati.

kuambil kursi yang ada di depan langsung menuju ke belakang.

Terdengar teguran dari dosen.

"Heeh mau kemana, kenapa ga duduk disitu sekalian?"

Aku melihat ke arah yang dia tuju.

"Cewek semua bu" jawabku sambil terus berjalan ke belakang.

Temanku mempersilahkan duduk di sebelahnya.

Aku mulai menata mental yang sebelumnya sempat down. Aku mencoba mengikuti permainannya. Aku mencoba untuk mengikuti suasana yang dibuatnya tapi hatiku belum bisa menerima kenyataan ini. Aku mencoba tersenyum tapi terasa pahit. Aku mencoba tertawa tapi terasa tawar. Hatiku terus mengeluh.

Ah mungkin inilah karakter dosen bahasa. Dia pandai berbicara tapi dia lupa menjaga perasaannya. Aku masih mencoba menerima apa adanya, tapi aku benar-benar belum bisa. Mungkin aku masih trauma dengan masa laluku. Aku masih perlu belajar mendinginkan perasaanku. Perasaan ini tidak bisa aku lupakan sampai saat ini dan mungkin untuk selamanya.

~Much. Nasih Amin
Read More »

Resep Dan Cara Membuat Ayam Panggang yang mantap dan gurih

Resep Dan Cara Membuat Ayam Panggang yang mantap dan gurih


Resep Dan Cara Membuat Ayam Panggang buat yang mau usaha biar mendapatkan pendapatan dari usaha sendiri dengan menjual ayam bakar.

Nah jadi ketika mau usaha jual makanan tapi tidaktau resepnya datang aja ke sini lagi karena semua resep masakan dan resep makanan ada di sini.

Pertama kita siapkan semua keperluan resep ayam panggang ini seperti bahan - bahan dan setelah itu simak deh cara membuatnya.

Inilah Proses Membuat Ayam Panggang :

Bahan dan Bumbu :

  • 1 ekor ayam, potong menurut selera
  • 1 batang serai, memarkan
  • 2 lembar daun salam
  • 100 ml air
  • 50 gr mentega
  • kecap manis sesuai selera

Haluskan :
  • 4 butir bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 5 buah cabe merah
  • 1 potong lengkuas
  • 3 buah kemiri
  • 2 cm kunyit
  • garam secukupnya

CARA MEMBUAT AYAM PANGGANG :

  1. Lumuri daging ayam dengan bumbu halus secara merata, letakkan ke dalam panci dan biarkan hingga 30 menit agar bumbu meresap.
  2. Masukkan air bersama serai dan daun salam ke dalam panci tadi lalu masak hingga matang. Campurkan kecap dan mentega lalu balurkan ke daging ayam hingga rata.
  3. Letakkan ayam di loyang lalu panggang dengan oven yang sudah dipanaskan dengan suhu 200°C hingga matang dan kecoklatan. 
Nah bagaimana sudah jadi belum kalau sudah tinggal di sajikan / atau di bungkus pada pembeli.

Begitulah Cara Membuat Ayam Panggang jadi tidak usah cari di tempat lain karena semua resep masakan dan resep makanan ada di sini.

Terima Kasih Atas Kunjungan Anda Semoga Bermanfat Bagi Anda.
Read More »

Arti Kemenangan yang Sesungguhnya

http://1.bp.blogspot.com/-8MgUa0z5yd0/VOgyGYBhSjI/AAAAAAAAAFI/31ifNi-LK6Y/s1600/Win.jpg
syiarmano.blogspot.com

Terlihat sebuah konter megah dipenuhi oleh pembeli yang sedang memilih barang yang akan dibelinya. Mereka terlihat asik dengan kesibukannya.
Seorang pemuda masuk ke konter itu dengan santai. Dia langsung menuju ke estalase kartu perdana. Sorotan matanya menyapu satu persatu perdana yang ada dihadapannya. Sepertinya dia mulai kebingungan. Dia tidak menemukan apa yang dia cari.

"Mbak. Ada perdana internet biasa saya beli ndak?" Tanya pemuda itu.

"Wah sepertinya sudah habis mas, mungkin mas beli perdana yang lain saja." Jawab pelayan konter.

Pemuda itu hanya diam dan berfikir. "Kuota internet / kuota sms?" Dia bertanya dalam hatinya. Menimbang-nimbang antara pengeluaran dengan apa yang akan didapatkan nantinya.

"Kuota internet lebih mahal. Paling buat sosmedan. Kalo ada yang tanya lewat sms ngga bisa bales. Ditambah lagi kebutuhan yang lain masih banyak." Dia masih kebingungan

"Mbak kalo kuota sms?" Tanya pemuda itu lagi

Pelayan konter menjawab pertanyaan pemuda itu dengan gamblang dan dengan nada yang santai tanpa terkesan promosi.

Tatapan mata pemuda itu mulai berpindah ke estalase yang ada di sebelahnya. Disana dia melihat kartu perdana yang bukan khusus internet seperti yang ada di estalase pertama. Dia mulai memperhatikan satu persatu kartu perdana. Dia mencari nomor yang sekiranya mudah untuk diingat-ingat. Dia menimbang-nimbang antara nomor yang satu dengan nomor lainnya.

Suasana konter itu semakin ramai dengan banyaknya pembeli yang keluar masuk toko. Tertaksir sekitar 30 orang yang ada di konter itu. Ditambah jumlah pelayan yang tidak sedikit yaitu sekitar 10 orang.

"Ini, yang ini mbak. Yang belakangnya 59." tunjuk pemuda itu

Pelayan konter bergegas mencari kartu yang dimaksud.

"59..59..yang mana ya...59 kan mas?" Tanya pelayan konter.

"Iya yang ini mbak." Jari pemuda itu masih menunjuk kearah kartu yang dia maksud.

Pelayan konter masih belum menemukan dan dia terus mencari. Mungkin dia masih baru atau gugup dengan adanya pembeli yang terus berdatangan.

"Nah.. yang ini ya mas?" Pelayan itu memastikan sambil memperlihatkan ke pemuda itu.

"Iya mbak. Benar yang ini." Pemuda itu meyakinkannya.

"Ini sudah aktif mas. Tinggal pake."

"Isi paket sms mbak."

"Oh iya bentar."

Pelayan itu berjalan ke arah komputer, entah apa yang dia lakukan. Kemudian kembali ke arah pemuda itu, dan menyerahkan kartu perdananya.

"Ini mas. Sudah."

Pelayan itu memalingkan pandangan ke pembeli yang lain.

Pelayan yang lain datang.

"Ini mbak." Pemuda itu menunjukkan kartu yang dia beli dan menyerahkan sejumlah uang. Pelayan konter menerima uang dan pergi ke tempat penyimpanan uang.

"Wah pasti yang diitung cuma perdananya. Sedangkan paket smsnya ngga di itung. Yang dia tau kan cuma kartunya. Tadi yang ngasih kuota sms kan bukan dia, tapi mbak yang satunya itu hehe.. lumayanlah untung kuota sms." Gumam pemuda itu dalam hati. Dia melihat pelayan konter mengambil uang kembalian sejumlah pembayaran kartu perdana. Belum dikurangi paket sms.

Terdengar suara bisikan yang mengingatkannya. Entah darimana datangnya suara itu. Dia mengira suara itu berasal dari dalam hatinya.

"Ingat jujur. Ini adalah kesempatan kamu untuk menjadi orang yang aneh dan berbeda dengan yang lainnya. Orang yang jujur." Pelayan konter itu  berjalan ke arahnya.

Sebelum pelayan konter menyerahkan uang kembaliannya, pemuda itu langsung mengatakan.

"Mbak. Ini sama kuota sms."

"Oh" .

"Masih aja ada kesempatan untuk curang." Senyum pemuda itu dalam hati.

"Tadi sudah diisi mbak." Pemuda itu tersenyum.

Pelayan itu kembali ke tempat penyimpanan uang. Mengurangi sejumlah uang dan kembali menyerahkan uang kembaliannya ke pemuda itu.

"Pas ya."

"Ya"

Tanda mereka sudah sepakat.

Pemuda itu memutar badan dan keluar dari konter menuju ke tempat parkir dimana dia memarkir sepedanya sambil merogoh kunci yang ada disakunya.

"Ceklek" bunyi kunci dibuka.

Digayuhnya sepeda itu dan tersenyum bahagia dalam hati penuh dengan kemenangan.

Bukan karena apa-apa dia bahagia. Cukup sederhana baginya sebuah kebahagiaan. Dia bahagia karena dia mampu mengendalikan dirinya. Dia bahagia karena dia bisa mempertahankan kejujurannya. Dia bahagia dengan permainannya. Dia bahagia dengan keanehannya. Dia bahagia dengan dirinya sendiri.

Itulah arti kemenangan yang sesungguhnya..

~Much. Nasih Amin
Read More »