Apa Perbedaan Antara Template AMP dengan Template Responsive?

Perbedaan Antara AMP dengan Responsive

Sebelumnya saya menyangka bahwa template responsive adalah template amp. Tapi dugaan saya salah yang ternyata keduanya memiliki perbedaan walaupun sama-sama dirancang untuk tampilan Mobile Phone. Dalam artikel ini saya akan menjelaskan perbedaan dari amp dan responsive.


Perlu anda ketahui bahwa Desain AMP Biasanya responsive tapi Desain Responsive belum tentu AMP.

Desain Web Responsif (bahasa Inggris:Responsive Web Design (RWD)) adalah sebuah metode atau pendekatan sistem web desain yang bertujuan memberikan pengalaman berselancar yang optimal dalam berbagai perangkat, baik mobile maupun komputer meja. (wikipedia).


Artinya desain responsive adalah desain yang bisa menyesuaikan ukuran perangkat pengguna.  Jika pengguna menggunakan dekstop maka tampilannya adalah dekstop dan jika penggunanya memakai smartphone maka desainnya akan menjadi mengecil seukuran smartphone pengguna.

AMP adalah singkatan dari Accelerated Mobile Pages atau Laman Seluler Dipercepat. AMP merupakan suatu cara untuk membuat laman web yang ringan dan dapat dimuat dengan cepat, khususnya pada perangkat seluler. (Mbah Google).

Nah, Kalo amp seperti pernyataan mbah google di atas bahwa amp bukan hanya tampilannya responsive saja melainkan juga dapat mempercepat loading website. Karena di dalamnya terdapat kode-kode khusus yang membuat loading website menjadi lancar jaya.

Asal mula adanya amp adalah karena persaingan dunia internet semakin ketat. Konon katanya munculnya amp karena adanya rilis artikel instan facebook. Karena google melihat adanya ancaman itu, maka google membuat amp untuk dapat bersaing dan bertahan.

Selain itu Algoritma pencarian Google dirancang untuk mengutamakan situs yang memberikan pengalaman pengguna yang baik. Maka dari itu, Google sudah mengidentifikasi dua indikator utama dari pengalaman pengguna yang baik pada ponsel: yang disebut dengan "mobile-friendly"

Desain Web Responsif dapat membantu memberikan website support mobile, tapi RWD kelemahannya adalah jika desain dekstopnya lambat maka otomatis desain mobilenya semakin lambat.

AMP di sisi lain dirancang dari bawah ke atas yang sangat dioptimalkan untuk kecepatan dan pengalaman pengguna mobile. AMP Proyek dibuat oleh Google, dan AMP memberikan kita pengertian yang sangat jelas tentang apa yang cepat, ramah pengalaman-mobile seperti menurut Google.

Dari segi templatenya desain amp tidak boleh dicampur dengan javascript, karena bahasa amp adalah bahasa html khusus dan baru.

Demikianlah artikel Perbedaan antara template amp dengan template responsive yang bisa saya sampaikan, semoga bermanfaat. :)

Sumber:

1. Google
2. Facebook
3. Contoh Blog

0 komentar:

Post a Comment