Pergolakan dalam negeri (pemberontakan PKI Madiun 1948, DI/TII APRA, Andi Aziz, RMS, PPRI, Parmesta, G-30-S/PKI)

Pergolakan dalam negeri (pemberontakan PKI Madiun 1948, DI/TII APRA, Andi Aziz, RMS, PPRI, Parmesta, G-30-S/PKI)

Kata Kunci : pergolakan dalam negeri 1948-1965, makalah pergolakan dalam negeri, penyebab terjadinya pergolakan dalam negeri, kesimpulan perjuangan menghadapi pergolakan dalam negeri, pergolakan dalam negeri terjadi karena, 12 pergolakan dalam negeri, tujuan pergolakan apra, tujuan pergolakan di/tii
Upaya menghadapi disintegrasi bangsa dalam bentuk pergolakan dan pemberontakan

Pemberontakan PKI di madiun, peristiwa madiun 1948

1. Waktu : 1948, dengan memproklamasikan berdirinya Negara republic Indonesia

2. Sebab : Hasil kesepakatan perundingan Renville menguntungkan Belanda.

3. Pemimpin : Muso

4. Cara penumpasan : pemerintah mengajak rakyat untuk menentukan sikap untuk memilih sukarno – Hatta atau Muso gerakan operasi militer I akan melakukan pembridelan terhadap beberapa surat kabar berhalauan komunis.

5. Hasil : seluruh kekuatan pemberontak dapat ditumpas dan kota madiun dapat di rebut kembali 30 september 1948. Muso dapat ditembak mati Amir Syarifudin dan tokoh PKI/FDR dapat ditangkap dan dapat dijatuhi hukuman mati.


DI/TII ( Darul Islam/ Tentara Islam Indonesia)


DI/TII terjadi bukan hanya di jawa barat tapi juga di berbagai daerah di Indonesia, yaitu:

1. DI/TII di Jawa Barat

a. Waktu : 14 Agustus 1947

b. Latar belakang : tidak sejalan dengan pemerintah RI ketika terjadi perundingan Renville yang dianggap merugikan pemerintah Indonesia.

c. Pemimpin : sekarmaji Maridjan Kartosuwiryo.

d. Cara penumpasan : melakukan operasi militer taktik pagar besi menggunakan ratusan ribu tenaga rakyat untuk mempersempit ruang gerak.

e. Hasil : pada tanggal 4 juni 1962 kartosuwiryo berhasil ditangkap di gunung beber oleh pasukan siliwangi.

2. DI/TII Kalimantan selatan

a. Waktu : Oktober 1950

b. Latar belakang : terjadinya pemberontakan kesatuan masyarakat tertindas

c. Pemimpin : Ibnu Hajar

d. Cara mengatasi : melakukan gerakan operasi militer ke Kalimantan selatan

e. Hasil : pada tahun 1954 ibnu hajar ditangkap dan dihukum mati pada 22 maret 1955

3. DI/TII Sulawesi selatan

a. 30 Apri 1950

b. Latar belakang : banyak pemuda Sulawesi yang tergabung dalam PRI Sulawesi ikut bertempur untuk mempertahankan Kota Surabaya

c. Pemimpin : Kahar Muzakar

d. Cara penumpasan : dilakukan penyergapan oleh pasukan TNI dan

e. Hasil : kahar muzakar tertembak mati.

4. DI/TII Jawa Tengah

a. Waktu : 23 Agustus 19

b. Latar belakang : mengurus penggabungan lascar-laskar masukke dalam TNI

c. Pemimpin : Amir Fatah

d. Cara penumpasan : pemerintah membentuk pasukan baru yang disebut dengan bintang raiders

e. Hasil : akhirnya dilakukan operasi Guntur pada tahun 1954 gerombolan dapat cerai berantakan.

5. DI/TII di Aceh

a. 20 september 1953

b. Sebab / Latar belakang : setelah proklamasi kemerdekaan RI, di aceh terjadi pertentangan antara alim ulama dengan para kepala asla.

c. Pemimpin : tengku Daud

d. Cara penumpasan : antar prakarsa panglima kodam iskandar muda, colonel M. Jann maka dilaksanakan musyawarah kerukunan rakyat aceh

e. Hasil : musyawarah ini mendapat dukungan dari tokoh-tokoh masyarakat aceh dan berhasil memulihkan keamanan.

Usaha untuk menumpas pemberontakan DI/TII ini memerlukan waktu yang lama disebabkan oleh beberapa factor, yakni:

- Medannya berupa daerah pegunungan-pegunungan sehingga sangat mendukung pasukan Di/TII untuk bergerilya.

- Pasukan Kartosuwiryo dapat begerak dengan leluasa di lingkunga rakyat

- Pasukan DI/TII mendapat bantuan dari beberapa orang belanda, antara lain pemilik-pemilik perkebunan dan para pendukung Negara Pasundan.

- Suasana politik yang tidak stabil dan sikap beberapa kalangan partai politik telah mempersulit usaha-usaha pemulihan keamanan.

Andi Aziz

a. Waktu : 5 januari 1950

b. Sebab/latar belakang : menyerang gedung tempat berlangsungnya sidang cabinet.

c. Pimpinan kapten : Raymond westerling

d. Cara penumpasannya : pada tanggal 8 april 1950 dikeluarkan ultimatum bahwa dalam waktu 4x24 jam Andi Aziz harus melaporkan diri ke Jakarta untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

e. Hasil : pasukan yang di konsinyasi, senjata-senjata dikembalikan dan semua tawanan harus dilepaskan.

RMS

a. Waktu :25 april 1950

b. Sebab / latar belakang : tidak puas dengan terjadinya proses kembali ke NKRI

c. Pemimpin : Dr. Christian Robert steven Sumokil

d. Diselesaikan secara damai dengan mengirimkan misi dipimpin leimana gagal sehingga kemudian dikirimkan pasukan ekspedisi dan militer dipimpin kawilarang

e. Hasil : sisa-sisa kekuatan RMS banyak yang melarikan diri ke pulau seram, membuat kekacauan akhirnya soumokil dapat di tangkap dan dijatuhi hukuman dan mati.

PPRI

a. Waktu : 15 Februari 1958

b. Alas an / latar belakang : keinginan adanya otonomi yang luas

c. Pemimpin : Letnan colonel achmad husein

d. Cara penumpasannya : operasi militer pemerintah mengerahkan pasukan militer terbesar di sejarah militer Indonesia.

e. Hasil : operasi militer dipimpin AE kaliurang berhasil kembali menguasai daerah

PERMESTA

a. Waktu : 7 Februari 1958

b. Sebab/ Latar belakang : Masyarakat di Manado tidak puas dengan keadaan ekonomi

c. Pemimpin : Letkol Ventje Sumual

d. Cara penumpasan : pemerintah republic Indonesia menggunakan operasi militer untuk menghentikan pemberontakan

e. Hasil : hasil TNI berhasil berkuasa antar daerah yang merupakan baris PERMESTA

Related Posts

0 komentar:

Post a Comment

Panduan Berkomentar, Klik disini